Namanya Muhammad Syafi'i Pasaribu
Ada kesempatan berharga yang saya lewati saat menjadi instruktur sanlat di SMAN 2 Kisaran tahun ini. Kesempatan itu adalah bertemunya saya dengan seorang adik kelas sekaligus rekan yang sangat istimewa. Namanya Muhammad Syafi'i Pasaribu. Beliau istimewa bukan hanya karena ia adalah mualaf yang akhirnya menjadi seorang da'i, tapi juga karena perjalanan hidupnya yang penuh inspirasi. Bila ada satu kalimat yang ingin saya ucapkan untuknya, itu adalah " Ana uhibbuhu fillah ", aku mencintainya karena Alloh. Terlahir sebagai seorang penganut kristiani, ia diberi nama oleh orangtuanya Christian Pasaribu. Ia adalah anak tunggal di keluarga itu. Ibunya meninggal dunia saat ia kelas 1 SD. Tak heran, akhirnya ia menjadi tumpuan harapan sekaligus kesayangan orangtuanya. Apa yang Christian minta selalu dipenuhi, begitulah dia tumbuh. Namun hal itu belum membuatnya lepas dari rasa kesepian ditinggal sang ibu. Saat ia SMA, nalar kritisnya mulai tumbuh. Kegemarannya membaca ...